Jumat, 04 November 2011

Wisata Indonesia - Taman Mini Indonesia Indah

Wisata Indonesia - Taman Mini Indonesia Indah : Ada satu lagi tujuan wisata indonesia menarik di Jakarta untuk Anda dan keluarga Anda. Ini adalah Miniatur Indonesia Indah Park atau Taman Mini Indonesia Indah (TMII). TMII bisa menjadi 'lengkap' pilihan bepergian. Sepertinya perjalanan di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke hanya dalam sekejap.

Taman raksasa yang memiliki luas 168 hektar perkiraan saja karena yang dibangun pada tahun 1974 yang sarat dengan nilai pendidikan. Anak-anak dapat belajar banyak hal tentang Indonesia dan budaya dengan mengamati rumah-rumah tradisional yang didukung dengan pertunjukan seni budaya dan elemen lainnya dari masing-masing daerah di Indonesia.


Secara resmi didirikan sejak April 20, 1975 bu Presiden Soeharto. TMII masih tumbuh menjadi sebuah situs yang menyajikan wahana wisata Indonesia menarik. Sampai saat ini, TMII menyediakan 68 wahana permainan atau stasiun seperti taman, museum dan paviliun budaya dari seluruh provices Indonesia, tempat untuk ibadah, waterpark, dan juga ruang seni pertunjukan.


Museum-museum di TMII bisa menjadi media belajar yang baik. Sebagai contoh, Museum Perangko yang menyajikan informasi yang berkaitan dengan menulis surat budaya, sejarah prangko di Indonesia dan Internasional. Ada juga Air Dunia Fres yang menggambarkan Kepulauan Nusantara keanekaragaman hayati, terutama ikan dan makhluk lainnya fres air di akuarium geografis.


Anda juga perlu tyr fasilitas transportasi, ada langit mengangkat dan monorial untuk menikmati pemandangan TMII dari atas. Selain itu, Anda juga bisa menyewa sepeda motorycyles elektronik dan.
Mengunjungi TMII juga dapat mengembangkan semangat kebanggaan dan nasionalisme terhadap bangsa dan juga untuk memperkenalkan Indonesia kepada Bangsa lain di seluruh dunia.


Secara rinci, ada lima aspek dan prospek diambil sebagai dasar pembangunan yang baik dan perspektif dalam meningkatkan itu. Lima hal tersebut adalah: rohani, budaya dan pendidikan, teknologi, ekonomi, dan prosperty. Memegang pada aspek-aspek dan prospek dapat dilihat dan dirasakan dari perkembangan yang telah terjadi sejauh ini.


Sebuah karya yang membuat bangsa ini bangga, jika Anda mencari terjangkau dan tujuan liburan yang sangat edukatif juga untuk anak-anak Anda, itu adalah ide yang baik untuk memilih TMII sebagai tujuan liburan.


Berikut Beberapa Gambar  Wisata Indonesia - Taman Mini Indonesia Indah :





Read More..

Senin, 17 Oktober 2011

Penginapan di Pulau Tidung

Penginapan di Pulau Tidung : teman-teman yang punya hobi travelling past sedikit banyak sudah pernah mendengar atau bahkan sudah sangat berkeinginan untuk berwisata ke Pulau Tidung di Jakarta. Atau bahkan sudah pernah kesana yah? he..he. Ok, kali ini kita mau omongin Penginapan di Pulau Tidung. Sebagai Salah satu tempat wisata yang sangat terkenal dan indah, kita tentu membutuhkan tempat untuk menginap disana nantinya jika kita ingin berlibur kesana.

Untuk Penginapan di Pulau Tidung kita tidak membutuhkan dan memang tidak akan menemukan Hotel-hotel berbintang seperti yang ada di Kota Jakarta atau seperti yang ada di daerah wisata Bali. di Pulau Tidung kita cukup menginap di penginapan yang dibuat oleh penduduk setempat. Istilah keren nya "Home Style". Penduduk di Pulau tidung membuat bebrapa kamar yang khusus disediakan untuk penginapan didalam rumah mereka sendiri.

Untuk Harga Penginapan di Pulau Tidung standart nya berkisar antara 200 hingga 400 ribu rupiah per malam  per rumah. Terdapat juga penginapan yang bertarif 500 ribu keatas tentunya dengan fasilitas yang lebih.

Salah satu Penginapan di Pulau tidung adalah

Read More..

Senin, 26 September 2011

Peta Wisata Jawa

Peta Wisata Jawa : Untuk teman-teman yang lagi pengen tahu dimana aja lokas-lokasi wisata di daerah jawa, atau udah ingin berwisata dan rekreasi di sekitaran pulau jawa, berikut beberapa peta wisata Jawa yang mungkin ada manfaatnya untuk menambah-nambah koleksi dan pengetahuan wisata kita :








Artikel ini berhubungan dengan : peta jawa, peta bali wisata, peta wisata bandung, peta wisata bali, wisata batu, pariwisata surabaya, wisata jawa, map jawa, paket wisata bromo, harga bus pariwisata, peta mudik sumatera, jawa barat map, maps jawa timur, batu wisata, wisata hotel, peta wisata jawa

Read More..

Kamis, 15 September 2011

Kuliner di Surabaya

Kuliner di Surabaya : Wah, kalau bahas makanan dan travelling nampaknya ngga habis-habis nih. setiap wilayah, setiap kota di Indonesia punya ciri khas masing-masing. ciri khas di pariwisata, ciri khas di makanan, ciri khas di budaya, dan ciri khas lainnya.

Nah, kali ini kita mau ngomongin makanan-makanan enak di surabaya nih. Untuk teman-teman yang tinggal di Surabaya, atau teman-teman yang ingin jalan-jalan ke surabaya, Info kuliner Surabaya berikut mungkin bisa dipertimbangkan untuk dicoba. he..he

Kuliner di Surabaya

BAKWAN/BAKSO
- Bakso Seger, Depan Pasar Genteng. Buka malam jam 6.30. Kalau siang ada cabang lain di dekat sekolah Dapena, dan di dekat SD Aletheia di jalan tembok dukuh.
- Bakso P.Sabar, Jalan Menur sisi deketnya WAPO Airlangga.
- Bakwan Kapasari, Pasar Atom / Ngagel
- Bakwan Perak, ujung jalan ikan lumba-lumba (arah ke jalan demak), dekat pura jagadkarana
- Bakso Pak Kus, Tempatnya di emperan depan gereja GKI di residen Sudirman, atau dekat-dekat gereja Kristus Raja.
- Bakso Unyil, Jl. Kanginan. Buka mulai jam 12 siang sampe sore jam 5.
- Bakso Bu Etik SMA 2, Jl. Wijayakusuma depan lapangan basket SMA 2 persis. Bukanya dari jam 09 pagi sampe sore
- Bakso Taman Bungkul, Tempatnya ada di Taman Bungkul pake gerobak gitu tempatnya rame bgt.
- Bakso Kulit, Jalan Kedung Cowek Selatan SLTPN 15.
- Bakso Pak San (SMP STELMA), di Jl.Tembaan SMP STELMA samping
- Bakso Anda, Jl. Gayungan PTT, buka cabang di Medokan Ayu Rungkut deket Kampus UPN. Gado-gadonya juga enak.


BATAGOR

Read More..

Selasa, 13 September 2011

Wisata di Sulawesi

Wisata di Sulawesi : Sulawesi merupakan salah satu wilayah yang akhir-akhir ini dikenalkan ke seluruh Indonesiabahkan dunia. hal tersebut wajar karena memang Sulawesi memiliki banyak sekali objek wisata yang bagus-bagus. diantaranya mungkin teman-teman pernah dengar taman / pulau Bunaken? nah, itu salah satu wisata di sulawesi.

Wisata di Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah, menyediakan banyak potensi wisata yang menakjubkan. Salah satunya yang saat ini diunggulkan yaitu Pulau Togean.

    "Di Togean memiliki keunikan berbeda pada biota laut dan terumbu karangnya. Di bawah laut ada pesawat tempur dari perang dunia yang jatuh di sana."

Wisata di Sulawesi Selatan
Secara geografis selat Makasar dikenal sebagai perbatasan garis wallace, yang membagi dua macam flora dan fana pemisah bagian barat dan timur Indonesia. Di tempat ini terdapat flora dan fauna spesifik seperti kayu hitam, babi rusa dan burung Maleo dengan ciri unik yaitu memiliki telur yang besar.

Suku terbesar yang mendiami Sulawesi selatan yaitu: Bugis, Makasar dan Toraja. Masyarakat dari tiga suku terkenal tersebut dikenal sebagai pelaut yang heroik dan pemberani sebelum dan sesudah perang berlangsung.


Demiakian sedikit mengenai Wisata di Sulawesi, semoga bermanfaat

Read More..

Sabtu, 10 September 2011

Objek Wisata di Indonesia

Objek Wisata di Indonesia : Indonesia sebagai negara yang sangat luas wilayahnya memiliki beragam dan banyak sekali ragam Objek yang dapat dijadikan sebagai tujuan wisata. dan semuanya itu tergolong lengkap di Indonesia. Untuk wisata Alam, Indonesia memiliki fasilitas yang cukup lengkap. katakan saja objek wisata air, di Indonesia terdapat sangat banyak pantai, laut dan danau yang sangat memukau dan menarik untuk tetap dikunjungi.

Objek Wisata Alam di Indonesia
Salah satunya adalah kita mengenal danau toba, danau yang termasuk danau terbesar di dunia. dan masih banyak sekali wisata-wisata danau dan pantai lainnya yang tidak kalah menariknya. Yang paling terkenal mungkin kita kenal pantai-pantai disekitar Bali. baik pantai sanur bali, Ubud, Jimbaran dan lainnya. Bahkan sampai saat ini masih saja ada pulau yang belum diberi nama, belum diketemukan dan belum berpenghuni. Sungguh luar biasa memang potensi alam Indonesia.

Selain Objek wisata air, Objek Wisata alam lain adalah Gunungdan Hutan. Untuk yang hob mendaki gunung, Indonesia juga diberikan anugerah yang luar biasa. banyak gunung dengan keinggian dan corak mereka masing-masing di Indonesia, begitu jauga dengan wisata alam di Hutan dan sebagainya. Untuk Lokasi-lokasinya mungkin tean-teman bisa melihat artikel-artikel kita sebelumnya yang membahas secara detail tempat-tempat wisata tersebut.

Selain wisata alam yang sudah tersedia, Indonesia juga mulai membangun fasilitas-fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan berwisata . seperti Fasilitas Bandara udara, Transportasi umum dan perbaikan jalan menuju Objek wisata yang ramai dikunjungi. sehingga wisatawan lokal maupun international mudah untuk menjangkau objek wisata tersebut.

Objek Wisata Perkotaan di Indonesia


Bagaimana dengan Objek Wisata di Indonesia

Read More..

Rabu, 07 September 2011

Tempat Wisata Indonesia

Tempat Wisata Indonesia : Indonesia adalah negeri yang patutbersyukur karena dikaruniai oleh sang Pencipta dengan banyak kelebihan jika dibandingkan dengan tanah-tanah di negeri lain. Indonesia memiliki Alam yang sangat indah. selain indah, tanah di Indonesia juga sangat subur, sehingga ada lagu yang mengatakan kalau Indonesia memiliki tanah "surga", dimana tongkat dan kayu yang diletakkan diatas tanahnya saja bisa menjadi tanaman dan tumbuh. Selain memiliki alam Indah, Tanah subur, Indonesia lagi-lagi dikaruniai iklim yang sangat baik, hanya musim hujan dan musim panas. tidak ada dan tidak akan kita temui di Indonesia musim salju atau musim dingin yang sangat mematikan seperti yang ada di negara-negara lainnya.

Sudah cukupkah sampai disitu? ternyata tidak. Ternyata Indonesia juga dikarunaia tempat-tempat wisata alam yang sangat funtastic. tempat-tempat wisata yang sudah disediakan oleh alam. sungguh luar biasa. setiap orang diluar negeri yang hobi travelling pasti sudah kenal dengan keindahan aalam wisata di Indonesia. jika ingin berjalan-jalan ke pulau manapun di Indonesia, Baik itu wisata pulau sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua... Semuanya memiliki banyak sekali tempat wisata yang sangat mengagumkan.

Jika anda adalah warga Indonesia,

Read More..

Senin, 18 Juli 2011

Klayar, Keindahan Pantai Selatan

Pantai asri berpasir putih dengan ombaknya yang kuat menghempas tebing batuan karst..

Klayar adalah salah satu pantai di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Mungkin anda sudah pernah mendengarnya karena beberapa waktu yang lalu banyak media baik cetak maupun elektronik ikut memberitakan hilangnya beberapa pengunjung yang terseret ombak di pantai ini. Ombak di pantai ini memang cukup besar, bahkan saya sendiri pernah menjadi korbannya, tapi alhamdulillah saya masih bisa berbagi cerita ini :)


Sebenarnya sudah lama saya ingin berlibur akhir pekan ke pantai. setelah mencari informasi ke beberapa teman, maka aku dan 3 sahabatku memutuskan untuk pergi ke Pantai Klayar. Kami berangkat dari Solo menggunakan dua sepeda motor, melewati Sukoharjo-Wonogiri dan memasuki Pacitan. Di daerah Wonogiri kami sempat menikmati tahu kupat, jujur rasanya maknyuss hanya saja porsinya terlalu sedikit buat ukuran kami,hee..
Kami tiba di Klayar sudah gelap, saat itu hujan lumayan deras sehingga kami langsung berteduh di warung yang kosong. Angin laut yang lembab begitu terasa, suara hempasan ombak terdengar jelas. Di warung yang terbuka ini kami mengeluarkan matras dan peralatan masak, mie instan, snack dan kopi hitam..

Pagi tiba, alhamdulillah cuacanya cerah, tampaklah landscape klayar yang kemaren disembunyikan oleh gelapnya malam dan hujan. Ternyata memang tidak salah, panoramanya begitu memanjakan mata ini. pasirnya yang putih putih dengan tebing-tebing batu karst di kejauhan menciptakan kesan tersendiri. Saat air surut terlihat batu-batu karang yang menjebak air laut bahkan ikan-ikan kecil juga, jika kalian mengamati banyak bulu babi di lubangnya.



 

Kami berjalan ke arah pantai yang bertebing, batu nya terlihat indah dengan bekas kikisan ombak laut. Meski air pasang belum terlalu besar, gemuruh ombaknya terdengar jelas menghempas tebing. Ada juga batuan yang menjorok ke laut seperti tanjung.
 


 



Saat kami tiba di atas batu tersebut ternyata sudah ada pengunjung lain yang tengah menikmati keindahan ciptaan-Nya sambil berburu gambar. Pemandangan yang paling menarik perhatian adalah air mancur dari air laut yang terjebak di sela-sela batuan, semakin besar ombak maka akan semakin tinggi pancuran air tersebut. Suara semburannya keras seperti air yang disemprotkan dengan tenaga yang begitu besar. Aku dan teman-teman pun tak mau ketinggalan untuk bermain dan mengabadikan dengan jepretan kamera poket hasil cumi alias cuma minjam [maklum aja ^.^..]

 

 

 


Tepian tebing yang Indah dengan hempasan ombaknya yang mendebur-debur membuatku ingin turun mendekat dan mersakan deburannya. Tapi apes, saat aku berdiri juah di tepian ombak yang besar datang tanpa aku melihatnya, saat ku sadari air sudah begitu dekat dan breessss... aku sudah di terjang, tubuhku dihantamkan batuan, beberapa saat aku terdiam kemudian rasa perih ku rasakan di tangan, kaki dan wajah. Keteledoranku harus dibayar, tapi syukurlah tidah parah...




pulang..
Setelah Puas menikmati dan bermain kamipun segera pulang karena berencana untuk singgah dulu di Goa Gong yang masih satu jalur dengan arah ke Pantai Klayar ini.

Read More..

Senin, 13 Juni 2011

Ranukumbolo

Ranukumbolo merupakan danau yang berada di Gunung Semeru. Danau ini berada pada ketinggian 2400 meter dari permukaan laut. Untuk mencapai tempat ini kita harus berjalan kaki kurang lebih 5-6 jam dari basecamp pendakian gunung semeru.


Suhu di sekitar danau cukup dingin, ada yang bilang pada malam hari suhunya dibawah 5 derajat celcius, tapi saya tidak pernah membawa alat ukurnya :) yang jelas memang sangat dingin menurut saya. banyak orang yang datang kesini hanya untuk sekedar mancing atau berkemah karena pemandangannya memang sangat indah...
ada tanjakan cinta dengan mitosnya...

Ranukumbolo yang tampak kecil dari atas dikelilingi relief alam G. Semeru

Read More..

Minggu, 29 Mei 2011

Libur di kamar ..

Setelah ikut acara pendakian Gunung Sumbing hampir 2 bulan yang lalu, aku belum sempat kemana-mana lagi. Bosan juga rasanya, eh sekarang malah meriang, pilek n bersin terus... di rumah aja ngisi blog, ada juga yg ta ikutkan kontes blog trips/adventure nya djarum, kalo pengen lihat foto2 silahkan di klik aja exotisnya klayar,  jangan lupa jempol like nya di akhir cerita nya hehe :) sapa tau bs menang , xixi..


Read More..

Selasa, 17 Mei 2011

Pulau Weh - Sabang

Pulau Weh (atau We) adalah pulau vulkanik kecil yang terletak di barat laut Pulau Sumatra. Pulau ini pernah terhubung dengan Pulau Sumatra, namun kemudian terpisah oleh laut setelah meletusnya gunung berapi terakhir kali pada zaman Pleistosen. Pulau ini terletak di Laut Andaman. Kota terbesar di Pulau Weh, Sabang, adalah kota yang terletak paling barat di Indonesia.


Pulau ini terkenal dengan ekosistemnya. Pemerintah Indonesia telah menetapkan wilayah sejauh 60 km² dari tepi pulau baik ke dalam maupun ke luar sebagai suaka alam. Hiu bermulut besar dapat ditemukan di pantai pulau ini. Selain itu, pulau ini merupakan satu-satunya habitat katak yang statusnya terancam, Bufo valhallae (genus Bufo). Terumbu karang di sekitar pulau diketahui sebagai habitat berbagai spesies ikan.


Pulau Weh terletak di Laut Andaman, tempat 2 kelompok kepulauan, yaitu Kepulauan Nikobar dan Kepulauan Andaman, tersebar dalam satu garis dari Sumatra sampai lempeng Burma. Laut Andaman terletak di lempeng tektonik kecil yang aktif. Sistem sesar yang kompleks dan kepulauan busur vulkanik telah terbentuk di sepanjang laut oleh pergerakan lempeng tektonik.

Pulau ini terbentang sepanjang 15 kilometer (10 mil) di ujung paling utara dari Sumatra. Pulau ini hanya pulau kecil dengan luas 156,3 km², tetapi memiliki banyak pegunungan. Puncak tertinggi pulau ini adalah sebuah gunung berapi fumarolik dengan tinggi 617 meter (2024 kaki).[1] Letusan terakhir gunung ini diperkirakan terjadi pada zaman Pleistosen. Sebagai akibat dari letusan ini, sebagian dari gunung ini hancur, terisi dengan laut dan terbentuklah pulau yang terpisah.

Di kedalaman sembilan meter (29,5 kaki) dekat dari kota Sabang, fumarol bawah laut muncul dari dasar laut. Kerucut vulkanik dapat ditemui di hutan. Terdapat 3 daerah solfatara: satu terletak 750 meter bagian tenggara dari puncak dan yang lainnya terletak 5 km dan 11,5 km bagian barat laut dari puncak di pantai barat teluk Lhok Perialakot.


Terdapat empat pulau kecil yang mengelilingi Pulau Weh: Klah, Rubiah, Seulako, dan Rondo. Di antara keempatnya, Rubiah terkenal sebagai tempat pariwisata menyelam karena terumbu karangnya. Rubiah menjadi tempat persinggahan warga Muslim Indonesia yang melaksanakan haji laut untuk sebelum dan setelah ke Mekkah.


Selama tahun 1997-1999, Conservation International melakukan survei terhadap terumbu karang di wilayah tersebut. Menurut survei, keanekaragaman terumbu relatif sedikit, tetapi keanekaragaman spesies ikan sangat besar. Beberapa spesies ditemukan selama survey termasuk di antaranya Pogonoperca ocellata, Chaetodon gardneri, Chaetodon xanthocephalus, Centropyge flavipectoralis, Genicanthus caudovittatus, Halichoeres cosmetus, Stethojulis albovittatus, Scarus enneacanthus, Scarus scaber dan Zebrasoma desjardinii.


Pada 13 Maret 2004, spesimen langka dan tidak biasa dari spesies hiu bermulut besar, terdampar di pantai Gapang. Hiu bermulut besar memiliki mulut besar yang khas, hidung yang sangat pendek dan lebar. Spesimen tersebut merupakan penemuan yang ke-21 (beberapa mengatakan ke-23) dari spesiesnya sejak penemuannya pada tahun 1976. Hiu jantan yang berukuran panjang 1,7 meter (5,58 kaki) dan memiliki berat 13,82 kg (30,5 pon) yang membeku dikirim ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk penelitian lebih lanjut. Sampai tahun 2006, hanya terdapat 36 penemuan hiu bermulut besar di Samudra Pasifik, Hindia, dan Atlantik.

Gempa bumi dan tsunami tahun 2004 memengaruhi ekosistem di pulau tersebut. Di desa Iboih, petak tanaman bakau yang besar hancur. Puing dari daratan ditumpuk di karang-karang sekitarnya sebagai akibat tsunami. Pada tahun 2005, sekitar 14.400 bibit bakau ditanam kembali untuk menyelamatkan hutan bakau tersebut.

Selain daripada ekosistem bawah laut, pulau Weh merupakan satu-satunya habitat dari spesies katak yang terancam, bernama Bufo valhallae (genus "Bufo"). Spesies ini hanya dapat diketahui dari ilustrasi dari pulau ini. Karena penggundulan hutan di pulau Weh, populasi dari spesies tersebut tidak pasti.
sumber:wikpwdia
gambar:kaskus

Read More..

Senin, 16 Mei 2011

Pendakian Gunung Merbabu

Gunung Merbabu adalah gunung api yang bertipe Strato. Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan selatan ,sedangkan kabupaten semarang di bagian utara. Gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut.

 
Gunung merbabu dapat di daki melalui jalur selo, kopeng maupun ngagrong. Gunung ini berdampingan dengan gunung merapi di sebelah utaranya. Selo adalah daerah pendakian yang ideal, disamping terdapat bescamp pendakian ke gunung merbabu, juga terdapat bascamp pendakian ke gunung merapi, kedua bascamp ini hanya terpisah oleh jalan yang menghubungkan kota Boyolali dengan muntilan(Magelang). Selain itu selo juga memiliki pemandangan yang bagus karena letaknya yang berada di antara gunung merapi dan merbabu. Selo berasal dari bahasa jawa yang berarti “Celah” , jadi Toponimi selo berasal karena tempat tersebut merupakan celah yang diapit oleh gunung merapi di sebelah selatan dan merbabu di sebelah utara. Nb- baca selo seperti e pada kata selalu. Karena kalau di baca e seperti pada kata edan, maka akan mempunyai arti batu.

Bascamp Selo (kecamatan selo, kab. Boyolali) dapat di tempuh dari Solo melalui kota Solo-Boyolali-Selo, perjalanan melalui angkutan umum bisa di tempuh dengan bus rute Solo-Boyolali dan diteruskan dengan mini bus jurusan Boyolali-Selo. Sedangkan dari arah jogja lebih mudah di tempuh melalui jalur Jogja-Muntilan-Selo dan dari arah Semarang dapat ditempuh melalui Semarang –Magelang-Muntilan-Selo.

Liburan semester adalah liburan paling kami nantikan pada waktu kuliah, bulan juni tahun lalu (2008) kami mempunyai target untuk bermain-main di gunung merbabu, karena semester sebelumnya telah pernah mendaki gunung merapi. Seperti biasa terdapat 2 manusia yang sulit terpisahkan dalam pendakian, yaitu saya sushi motto dan azis alias simbah. Liburan ini bertepatan dengan libur panjang akhir tahun sehingga banyak mahasiswa yang memilih pulang kampong ke daerah asal masing-masing. Akhirnya pendakian ini kami lakukan dengan 3 awak yaitu saya sendiri,bekti van sambas, dan simbah. Meskipun hanya ber-3 kami sangat antusias untuk sampai puncak merbabu secepatnya.

Terik matahari di siang hari (21 juni 08) membuat kami gerah, di dalam rumah kos saya, simbah mendatangi dengan semangat untuk mengajak berbelanja kebutuhan logistik pendakian, siang itu juga kami bertiga berbelanja kebutuhan kami, dan yang tak terlupakan adalah kopi hitam untuk menemani perjalanan kami, ya,,,kopi adalah bawaan yang selalu kami sediakan, dan kopi adalah saksi bisu kami dalam perjalanan ke puncak gunung manapun. Perjalanan kami tempuh dari solo dengan naik motor pada sore itu sekitar jam 5, yang start di kos saya di belakang kampus UNS.

TAKUT ANJING

Sesampainya di selo jam menunjukkan pukul setengah 7. Bertiga kami langsung melaju mengikuti papan penunjuk arah bascamp merbabu, melewati perkebunan warga yang sepi melalui jalan aspal rusak sekitar 10 menit, tapi lama kelamaan tak kunjung terdapat pemukiman yang biasa terdapat di lereng gunung yang biasa di jadikan tempat bascamp. Kami bertiga berhenti di jalan sempit di tengah ladang warga. Di tengah jalan yang sempit dan di tempat curam membuat kami sulit memutar sepeda motor kami untuk berbelok arah, karena arah yang kami tuju ternyata buntu oleh longsoran. Dengan kesusahan kami memutar sepeda motor, terdengar sayup-sayup gonggongan anjing yang lambat laun semakin dekat dengan kami. Kami pun semakin grogi dan berteriak-teriak karena si anjing ini menggonggong dan mendekat kami. Akhirnya dengan segala ketakutan dengan anjing kami berhasil memutar motor kami dan langsung menggeber motor kami ke bawah.

Akhirnya kami kembali ke pusat kota selo dan mencari tahu daerah bascam yang kami cari, ternyata bascamp yang kami tuju tadi tidak dapat di akses karena terhalang oleh longsoran, cetus warga. Dan akhirnya disarankan warga untuk melalui jalan yang lainnya untuk mencari daerah tersebut.

JAM 9 DARI BASECAMP

Sesampainya di bascam kami langsung melakukan sholat isya + jama” dengan sholat magrib. Selain itu karena suhu dingin kami memesan kopi sekaligus nasi+telor untuk makan malam kami. Jam menunjukkan pukul 9.00. kami segera mempersiapkan tas kami untuk segera kami bawa dalam pendakian. Kami adalah kaum minimalis yang males ngemodal-is, ha2,,, karena malam itu juga kami mendaki hanya diterangi dengan lampu korek gas seharga 1500-,. Perjalanan sangat menyenangkan, kami bertiga mengisi perjalanan kami dengan saling bertukar cerita ketika kami masih sma dulu. Kami kurang mengetahui nama-nama tempat ang di gunakan untuk seatle peristirahatan, karena kami mendaki pertamakali di gunung itu dan tanpa guaide yang telah bermean ke gunung itu juga. Perjalanan kami susuri melewati hutan lebat yang berada di lereng bawah gunung merbabu, dan di temani oleh nyanyian anjing hutan yang menggonggong. Kesunyian di tengah hutan juga terusik ketika kami menyalip rombongan anak-anak SMA dari klaten yang sedang kelelahan, dan 2 dari mereka memilih turun karena masuk angin. Selanjutnya mereka menguntit kami berharap mendapat layanan guaide dari kami. Kami pun menyilakan mereka untuk berbareng dengan kami. Di tengah rimbunnya semak-semak yang di lalui jalan setapak terdapat alur air hujan yang mempunyai kedalaman 2 meter, alur tersebut tertutup rapi oleh rerumputan dan tumbuhan perdu, sehingga mampu menjebak kedua personel dari rombongan anak SMA tadi, keduanya terperosok masuk ke parit tersebut hingga kepala merekapun tidak terlihat dari atas karena tertutup semak. Akhirnya mereka berteriak minta tolong. Dan kemudian berhasil di angkat. Ha,,,ha…kami ber tiga sempat berbisik “”untung saja anak-anak SMA ini kita suruh duluan” sehingga bukan kami yang terperosok kedalam jurang, dan kami pun tertawa,,,(he,,,2,,,sori yo cah klaten)

MALAM HARI DI PADANG RUMPUT

Sekitar jam 02.00 dini hari kami berhasil sampai di padang rumput pertama, pemandangan sangat eksotis pada malam itu, karena berbarengan dengan bulan yang bulat sempurna menyinari kesunyian padang rumput yang sedikit terganggu oleh desiran angin malam. Kami berpencar dengan rombongan anak SMA tadi, mereka memilih untuk sampai di padang rumput dari pada susah-susah ke puncak. Beristirahat dan menggelar matras adalah pilihan kami untuk menikmati malam terang bulan di padang rumput, untuk menghangatkan suasana malam, sebungkus kopi, gula siap kami racik menjadi minuman kopi yang kami sukai. Malam itu kami tidak membawa gas dan kompor, sehingga kami butuh bantuan kayu-kayu kering untuk membuat api, sekaligus membuat perapian untuk menghangatkan badan juga untuk membikin kopi.


Rembulan malam juga membantu menemai kami mengusir kesunyian, sedangkan di arah selatan terlihat sorotan-sorotan cahaya kecil yang merupakan lampu senter para pendaki gunung merapi.apabila suasana tidak berkabut sinar senter pendaki gunung merapi dapat terlihat dari gunung merbabu, begitupun sebaliknya apabila kita mendaki gunung merapi, maka senter pendaki gunung merbabu akan juga tampak. Hal ini terjadi karena jarak gunung merbabu-merapi sangat dekat dan jalur pendakiannya pun bersejajar. Kejadian ini juga dapat terlihat ketika kita mendaki gunung Sindoro maupun gunung Sumbing, karakter letak maupun jalur pendakian yang bersebelahan.


Simbah duduk di samping tas-tas kami yang kami letakkan di tanah sambil mempersiapkan piranti, sedangkan saya dan bekti mencari ranting-ranting kering di sekitar padang rumput yang mempunyai ketinggian sekitar 2400 m dpl. Kayu agak sulit kami temukan, hanya rumput-rumput yang lebat yang memenuhi tempat itu. Tapi untungnya masih ada beberapa gerombol pohan yang tumbuh di antara jutaan pasukan rumput yang berbaris. Satu-dua ranting kami kumpulkan tetapi ga dapat banyak untuk kebutuhan kami memasak air, tiba-tiba,,,alhamdulilah ,,,,saya bergumam dan mengatakan pada bekti, “wah bek ni pendaki kok baek banget mau ninggalin kayu yang sebanyak ini” tanpa piker panjang kmi berdua mengangkut tumpukan kayu kering tersebut.(siangnya waktu turun, ternyata kayu-kayu tersebut merupakan kayu milik warga, sempat berpapasan dengan warga yang sedang mencari kayu, sayapun bertanya, kok sampai setinggi ini buk,,nyari kayunya,,,? Padahal dalam hati kami sedikit tertawa dan mengatakan soriiiiii bu kayumu semalem tak bakar satu gendongan,,,,,,,,,,,,,,,,) kasihan juga sbenarnya tp kita bertiga tertawa terbahak-bahak ketika menjauh dari ibu pencari. Sekali lagi maafkan ..


Sesampai di tempat perapian kayu kami bakar sambil merebus air kami bercanda dan ber-foto2 di kesunyian gunung, yang sesekali terdengar riuh gugusan rumput lebat yang terbelai-belai oleh angin. Setelah beberapa waktu kopi manis dan mie kuah telah terhidang, kami benar-benar menikmati kesunyian tersebut.wah,,,,,indahnya alam ini,,,,

Tanpa terasa jam mulai menunjukkan jam 4 pagi, sehingga kami bergegas melanjutkan perjalanan ,,,,,


MENUJU LERENG PUNCAK

Beberapa saat kami melanjutkan perjalanan, di ufuk timur mulai terdapat remang-remang cahaya yang menandakan matahari mulai berusaha menyingkap lebatnya awan di timur. Di lereng gunung yang berselimut hamparan rumput yang sama sekali tidak terdapat permukaan tanah yang terlihat, semua lantai gunung berasal dari karpet rumput indah nan mewah. Sejenak kami berhenti di lembah diantara dua bukit untuk menikmati sunrise yang mulai mengintip, nan indah gunung lawu yang sedikit terlihat di sebelah timur yang mengecoh mencoba mencuri perhatian untuk menyaingi indahnya sunrise


Indahnya gunung merapi yang mempunyai dua warna, bawah hijau dan atas abu-abu yang merupakan material pasir di sertai asap belerang yang mengepul menambah cantiknya pemandangan di gunung merbabu. Pesona gunung merbabu tidak hanya itu, bunga cantik nan elok juga menghiasi jalan setapak menuju puncak, ya ,,edelweiss adalah bunga itu. Merbabu mempunyai jumlah pohon edelweiss yang paling banyak diantara gunung-gunung se-Jawa Tengah. Keindahannya mencuri perhatian kami, sehingga kami juga berhenti di hutan edelweiss yang paling besar dan rimbun se Jawa tengah, pohonnya mempunyai tinggi sekitar 3,5meter dan diameter pohon mencapai 15 cm, hal seperti ini sulit di temui di gunung-gunung jawa tengah/timur selain di merbabu.

Banyak tipuan puncak bukit di merbabu, sehingga setiap kali kami melihat puncak dan bergegas ke sana, lagi-lagi masih ada puncak yang di atasnya, tenaga kami mulai terkuras di sebelum 2bukit dari puncak, kami kelelahan dan bersandar di lereng beralaskan karpet alam dari rumput. Tanpa kami sadari kami bertiga tertidur pulas, dan terbangun ketika matahari mulai panas ketika jam 7.10. kami tertatih-tatih untuk berjalan, beberapa kali kami menoleh kebelakang mencoba mencuri indahnya pemandangan gunung merapi disela-sela langkah kami. Mendadak kedua personel sulit di giring, simbah tampak lelah, sedangkan bekti berkali-kali memegangi perutnya. Kejadian ini yang paling banyak menelan waktu. Si bekti mengeluh ingin buang hajat, karena sakit perutnya tak tertahan lagi. Diapun menoleh ke kanan kiri untuk mencari tempat,,,bla,,,bla,,,,,! Sedangkan kita berdua menertawakan bekti yang kesakitan karena ingin,,,,,,,,,***cret. Tp akhirnya g jadi juga.

PUNCAK MERBABU

Akhirnya kami sampai di titik 3.145 meter di atas permukaan air laut, susah payah kami akan segera membuat kami berbeda. Suasana cerah, bersamaan musim kemarau. Kanan-kiri menoleh tak sia-sia karena setiap sudut akan menjadi pemandangan yang indah.

Di timur terdapat gunung lawu,meskipun terlihat kecil dan separuhnya tertutup kabut pagi.Sebelah selatan terdapat gunung merapi dan kepulan asap belerangnya, pemandangan ini sangat menakjubkan, seakan-akan kita tinggal selangkah lagi dan melompat bisa sampai di gunung merapi.

Sebelah utara terdapat perbukitan kacil sekitar bukit cinta, jajaran bukit kecil tampak menawan dan sebelah barat terlihat dua gunung yang seakan sedang bercumbu, yaitu gunung sindoro dan sumbing. Di atas kami membuat rekaman parody ala kami, serta berfoto ria. Lelah letih perjalanan semalam terbayar lunas dengan indahnya pesona gunung merbabu, menurut saya pribadi nilai pemandangan rating tertinggi adalah di puncak gunung merbabu di banding gunung se-jawa tengah lannya.


Pada hari itu udara tidak terlalu dingin, sinar terik matahari menyongsong semangat kami. Tingginya kami berpijak tidak membuat kami menjadi tinggi hati, diharapkan dengan moment seperti ini kita bisa menambah syukur dan ketaqwaan kita,amin…

“”Sushi motto, aziz dan bekti akan selalu berpetualang meskipun harus cuma bertiga maupun berdua.””””

Sekedar mengingatkan khususnya buat saya pribadi dan pembaca pada umumnya, jangan lupa sholat meskipun berada dimana saja, gunung, pantai, sedang berlibur maupun kemana.Bravo….PenceClub,,,,

baca juga pendakian lainnya: Gunung LawuMerapiSemeru Slamet Sumbing    

Read More..

Air Terjun Srambang

Srambang terletak di desa girimulyo, kec. Jogorago, kab. Ngawi. Desa ini berada di lereng gunung lawu sebelah timur. Terdapat obyek wisata terkenal di kabupataen ngawi, yaitu air terjun Srambang, memang air terjun ini belum terkenal seperti obyek air terjun di gunung lawu yang lainnya, semisal air terjun sarangan,Magetan maupun grojogan Sewu di tawangmangu.


Ketinggian air terjun ini hanya sekitar 40 meter, keberadaan air terjun ini baru diketemukan di tahun 1995 oleh warga sekitar, konon grojogan ini terbentuk setelah terjadi longsoran tebing.

Air terjun srambang dapat ditempuh dari kota ngawi yang berjarak 32 km kearah barat daya, via bus umum dengan jurusan ngawi-jogorogo-srambang. Selain itu juga bisa di tempuh dari kota magetan dengan jarak sekitar 35 km dengan rute megetan-panekan-kendal-jogorogo-girimulyo(srambang)


Pengunjung dapat mencapai air terjun ini dengan berjalan kaki sekitar 850 meter melewati hutan pinus dan beberapa kali menyeberangi sungai kecil yang kanan kirinya masih alami tumbuhannya, segi kebersihan masih terjaga dari sampah.

Desa girimulyo, kec.Jogorogo selain memiliki obyek air terjun juga terjapat jalur pendakian gunung lawu, bagi para penggila gunung, bisa mencoba jalur ini sebagai alternatif. Para pendaki yang mungkin sudah bosan melalui cemoro kandang maupun cemoro sewu bisa deh deh..

Read More..

Telaga Warna Dieng

Kawasan Puncak Dieng di Wonosobo, Jawa Tengah memiliki banyak panorama alam menakjubkan. Di antaranya Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Di seputaran dua telaga ini terdapat beberapa gua alam yang menyimpan legenda dan suasana mistis.

Telaga Warna akan menyambut para wisatawan yang berkunjung ke daerah wisata ini. Disebut Telaga Warna karena memiliki keunikan tersendiri berkaitan dengan warna telaga. Terkadang berwarna hijau dan kuning, biru dan kuning, atau berwarna-warni mirip pelangi. Variasi warna ini dipengaruhi cuaca, waktu dan tempat melihatnya.
 Telaga warna

Menurut masyarakat setempat, ada suatu kisah yang menyebabkan warna danau alias telaga itu berwarna-warni. Konon, dahulu ada cincin milik bangsawan setempat yang bertuah namun terjatuh ke dasar telaga. Sementara dari kajian ilmiah, telaga ini merupakan kawah gunung berapi yang mengandung belerang. Akibatnya, bila air telaga terkena sinar matahari akan dibiaskan menjadi warna-warni yang indah.
Saat kami menuju ke sana , air telaga berwarna hijau kekuningan. Suasana yang tenang dan angin semilir membuat para wisatawan betah untuk duduk-duduk sembari menatap panorama danau berlatar belakang pegunungan itu.

Tidak jauh dari situ ada telaga yang berukuran lebih kecil. Telaga Pengilon, namanya. Airnya yang jernih seperti cermin itulah yang membuat penduduk setempat memberi nama Telaga Pengilon. Mitos penduduk menyebutkan bila danau ini bisa untuk mengetahui isi hat1 manusia. Bila ia terlihat cantik atau tampan ketika memandang air telaga ini, maka hatinya baik. Sebaliknya, ia termasuk orang berhati busuk.

Telaga Pengilon
Selain danau, ada tiga gua, batu belik dan batu tulis di kompleks wisata ini. Ada Gua Semar, Gua Sumur dan Gua Jaran. Pengunjung bisa langsung mengetahui nama gua itu karena ada arca Semar di depannya. Semar adalah salah satu punakawan yang dianggap paling bijaksana. Dinamai Gua Semar karena penduduk setempat percaya bila gua ini dijaga oleh Eyang Semar. Banyak orang bersemedi di gua ini, laki atau perempuan dengan tujuan menginginkan keselamatan. Di antaranya, banyak yang berstatus pejabat di negeri ini.

Goa Semar
Tidak jauh melangkah telah menunggu Gua Sumur. Di depannya ada arca wanita dengan membawa kendi. Gua ini memang memiliki kolam kecil yang airnya konon bertuah. Banyak yang percaya air di Gua Sumur ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat kulit jadi lebih cantik. Adapula yang menggunakannya untuk upacara suci, umat Hindu dari Bali, misalnya. Mereka menggunakan air gua ini untuk upacara Muspre atau Mabakti.

Gua berikutnya, yaitu Gua Jaran. Gua Jaran atau Gua Kuda dikisahkan dulunya menjadi tempat pertapaan Resi Kendaliseto. Suatu saat ketika hujan deras, ada seekor kuda yang berteduh di dalamnya. Anehnya, ketika kuda itu keluar dari lubang itu keesokan harinya, kuda itu telah berbadan dua. Tidak diceritakan apakah kuda itu betina atau jantan. Namun, sebagian masyarakat percaya bila gua ini bisa digunakan untuk semedi para wanita yang sulit mendapatkan keturunan. Di antara tiga gua itu, Gua Jaran bisa dimasuki tanpa juru kunci. Gua Sumur dan Gua Semar bila tidak ada juru kunci biasanya dikunci untuk menjaga kesucian.

Di sebelah Gua Jaran, ada Batu Belik Cundamanik. Serupa dengan Gua Semar, banyak orang bertapa di situ dengan tujuan mencari keselamatan. Selanjutnya, ada Batu Tulis. Barang siapa ingin anaknya bisa lancar membaca dan menulis, bisa ke lokasi ini untuk berdoa.
batu tulis
Selain mitos-mitos di atas. Ada lagi mitos yang menyebutkan bila tidak ada ular di kawasan ini. Jadi, barang siapa melihat ular di kompleks Telaga Warna, ia harus was-was. Mungkin akan ada hal buruk yang terjadi pada dirinya. Selain itu, pengunjung disarankan untuk menjaga omongan mereka selama menjelajahi kawasan ini. Pasalnya, tempat ini termasuk disakralkan. Mitos dan legenda itu hanyalah kepercayaan masyarakat setempat. Boleh percaya atau tidak.

Bagi penulis sendiri, legenda dan mitos itu bumbu yang menarik. Pemandangan alam dan suasana telaga jauh lebih indah. Jika ingin tahu lebih banyak tentang Puncak Dieng, bisa bertandang ke Dieng Plateau Theater.
sumber artikel : http://dewipuspasari.wordpress.com
gambar: dokumentasi pribadi

Read More..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...